![]() |
| Cover Indonesia | foto: topik.id |
Topik — Google mengumumkan telah mengambil tindakan terhadap sejumlah akun dan blog di Indonesia yang terlibat dalam operasi pengaruh terkoordinasi. Dalam penyelidikan ini, Google menemukan adanya kampanye yang bertujuan untuk mendukung partai berkuasa di Indonesia.
![]() |
| TAG | foto: @blog.google |
“Kami menghentikan 37 blog Blogger sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan Indonesia. Kampanye ini membagikan konten dalam Bahasa Indonesia yang mendukung partai berkuasa,” ungkapnya.
- Kami menghentikan 2 saluran YouTube sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan Myanmar. Kampanye ini membagikan konten dalam bahasa Burma dan Inggris yang mendukung pemerintah militer Burma dan kritis terhadap kelompok pro-kemerdekaan.
- Kami menghentikan 1 akun AdSense dan memblokir 10 domain agar tidak memenuhi syarat untuk muncul di platform Google Berita dan Discover sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan individu di Filipina dan India. Kampanye ini membagikan konten dalam bahasa Inggris dan Norwegia tentang topik makanan, olahraga, dan gaya hidup. Kami yakin operasi ini bermotif finansial.
- Kami menghentikan 59 saluran YouTube sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan Pakistan. Kampanye tersebut adalah membagikan konten Shorts dalam bahasa Urdu yang mengkritik tokoh politik Pakistan.
- Kami menghentikan 11 saluran YouTube sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan individu di Rusia. Kampanye tersebut membagikan konten yang mendukung Rusia dan kritis terhadap Ukraina.
- Kami menghentikan 378 saluran YouTube sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan Rusia. Kampanye ini terkait dengan sebuah perusahaan konsultan Rusia dan berbagi konten dalam bahasa Rusia yang mendukung Rusia dan kritis terhadap Ukraina dan Barat.
- Kami menghentikan 11 saluran YouTube sebagai bagian dari penyelidikan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan individu di Prancis. Kampanye tersebut membagikan konten dalam bahasa Prancis yang mengkritik tokoh politik Prancis.
- Kami menghentikan 1.320 saluran YouTube dan 1.177 blog Blogger sebagai bagian dari penyelidikan berkelanjutan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Jaringan tidak autentik terkoordinasi tersebut mengunggah konten dalam bahasa Mandarin dan Inggris tentang urusan luar negeri Tiongkok dan AS. Temuan ini konsisten dengan laporan kami sebelumnya.


Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.