![]() |
| foto: intel.com |
Topik — Teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi pusat perhatian dalam perkembangan industri teknologi saat ini. Intel, salah satu pemimpin dalam industri semikonduktor, mengklaim bahwa lebih dari 500 model AI kini berjalan di prosesor Intel Core Ultra.
“Pencapaian penting ini merupakan hasil investasi Intel pada AI klien, transformasi AI PC, pengoptimalan kerangka kerja, dan alat AI termasuk toolkit OpenVINO™. 500 model, yang dapat diterapkan di seluruh unit pemrosesan pusat (CPU), unit pemrosesan grafis (GPU), dan unit pemrosesan saraf (NPU), tersedia di berbagai sumber industri populer, termasuk OpenVINO Model Zoo , Hugging Face , ONNX Model Zoo , dan PyTorch . Model-model tersebut diambil dari kategori inferensi AI lokal, termasuk bahasa besar, difusi, resolusi super, deteksi objek, klasifikasi/segmentasi gambar, visi komputer, dan lain-lain,” keterangan resmi di laman Intel.
500 #AI models and counting 📈
With #IntelCoreUltra processors, the AI PC transformation is well underway. Tap 🔁 to help celebrate this milestone and learn more about our investment in #OpenAI ➡️ https://t.co/E5a7BS2PNQ https://t.co/OOLg8Jy2jy pic.twitter.com/t5OZPqiBTn
— Intel (@intel) May 2, 2024
- Memfasilitasi pengembangan dan penerapan.
- Mencakup lebih dari 20 kategori AI, termasuk bahasa besar, difusi, resolusi super, deteksi objek, dan visi komputer.
- Termasuk Phi-2, Mistral, Llama, Bert, Whisper dan Difusi Stabil 1.5.
- Meningkatkan stabilitas, keandalan, dan kinerja sistem.
Intel juga merincikan performa bervariasi berdasarkan penggunaan, konfigurasi, dan faktor lainnya. Fitur AI mungkin memerlukan pembelian, langganan, atau pengaktifan perangkat lunak oleh penyedia perangkat lunak atau platform, atau mungkin memiliki persyaratan konfigurasi atau kompatibilitas tertentu.

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.