![]() |
| cover | topik.id |
Pengertian Privasi
- terbebas dari gangguan;
- bebas bergaul dengan siapapun;
- mengontrol siapa saja yang bisa mengetahui informasi tentang Anda;
Privasi adalah suatu tingkatan interaksi atau keterbukaan terhadap orang lain yang dikehendaki oleh seseorang pada situasi atau kondisi tertentu. – Dibyo Hartono
Jenis Privasi
Topik — Ternyata privasi juga dibagi menjadi 7 jenis menurut Private Internet Acces, sebagai berikut:
- Privasi atas Tubuh: Merupakan privasi atau hak pribadi atas tubuh yang kita miliki bahwa tidak ada yang diperkenankan untuk memeriksa, menyentuh atau menyerbu tanpa persetujuan pemiliknya.
- Privasi Korespondensi: Siapapun berhak secara mutlak berkomunikasi dengan siapa saja tanpa ada yang menguping.
- Privasi Data: Semua data yang kita miliki seperti foto, dokumen, catatan berhak untuk tidak diberitahukan kepada siapapun. Perangkat digital seperti komputer dan smartphone memiliki perlindungan yang sangat lemah terhadap privasi data meskipun lebih pribadi dibandingkan dengan buku harian.
- Privasi Keuangan: Siapapun tidak berhak mengetahui keuangan pribadi seperti kekayaan, pendapatan, utang dan pengeluaran. Namun secara bertahap pemerintah mengubah undang-undang untuk alasan mereka sendiri.
- Privasi Identitas: Seseorang berhak untuk menjalani kehidupan sehari-hari secara anonim.
- Privasi Lokasi: Setiap orang berhak untuk berada dimanapun tanpa diketahui siapapun, namun privasi lokasi telah hilang ketika smartphone menjadi alat pelacak bagi pemerintah yang diatur oleh undang-undang.
- Privasi Wilayah: Memiliki hak agar rumah tidak diserbu oleh pasukan dari pemerintahan, termasuk isi dompet, mobil, tas tangan dll.
Jenis-jenis privasi tersebut hanya dapat dilanggar oleh unit pemerintah khusus terkait kasus kecurigaan, kejahatan yang teridentifikasi dan serius.
Hilangnya privasi di era digital
Apakah privasi benar-benar hilang di era digital? Tentu saja tidak, namun semua yang terhubung ke internet akan meninggalkan jejak dan dapat dilacak. Seperti kasus penyesuaian iklan bagi setiap orang, untuk membuatnya bekerja diperlukan informasi dari orang tersebut mulai dari pesan, lokasi, pencarian dan informasi lainya.
Contohnya ketika kamu mencari laptop di google penelusuran dan tiba-tiba iklan laptop muncul di website dan aplikasi yang kamu buka. Bukankah mengerikan ketika perusahaan besar mengetahui apapun yang kamu lakukan dengan internet?
Populernya gadget dengan teknologi Internet of Things (IoT) juga semakin memudahkan perusahaan mengumpulkan lebih banyak informasi. Riset yang dilakukan IoT Inspector dengan lampu pintar dari brand Geeni mengungkapkan bahwa gadget tersebut mengirimkan informasi setiap beberapa detik ke server yang ada di china.
Namun apakah pengumpulan informasi tersebut telah disetujui? Ya, bahkan seseorang menyetujuinya tanpa membaca kebijakan privasi sama sekali. Mungkin karena kebanyakan orang malas membaca dokumen yang panjang atau merasa tidak penting dengan peraturan tersebut, sehingga seringkali melewati bagian penting dari privasi.
Bahaya dari tidak peduli dengan privasi
Data kita yang tersimpan pada database perusahaan-perusahaan bisa saja diserang oleh hacker, meskipun kemungkinan-nya sangat kecil namun kita harus berhati-hati. Contohnya Tokopedia pada awal mei di tahun 2020 telah mengalami kebocoran data 15 juta akun penggunanya. Data tersebut bisa di download secara bebas oleh siapapun saat ini.
Konsekuensi dari data yang bocor bisa menyebabkan orang lain menyamar sebagai diri kamu untuk melakukan tindakan kriminal, atau bisa saja kamu kehilangan uang seperti dari kartu kredit dan debit.
Konsekuensi lain dari tidak peduli dengan privasi bisa memudahkan pelaku kriminal untuk memata-matai kamu, seperti dari sosial media. Setiap foto yang kamu upload akan menanamkan data lokasi saat proses pemotretan. Pelaku kriminal akan mengambil data lokasi yang tersimpan pada foto tersebut untuk mengetahui dimana lokasi kamu berada, dan saat itulah kamu berada dalam ancaman.
Lagi-lagi ini hanya bagian kecil dari bahaya ketidak pedulian privasi, karena masih banyak bahaya yang bahkan tidak kita sadari.
Kesimpulan
Alangkah baiknya kita tidak terlalu meng-expose hal-hal pribadi kita di internet, karena betapa bahayanya ketika ada orang yang menggunakan hal tersebut untuk sesuatu yang tidak kita inginkan.
Jadi apakah kamu mulai menyadari betapa pentingnya privasi di era digital sekarang? Atau kamu masih merasa privasi bukanlah hal yang penting?


Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.